
Denpasar — Fakultas Brahma Widya Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui penguatan layanan kesehatan tradisional berbasis keilmuan Hindu.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program kerja Laboratorium Fakultas Brahma Widya bertajuk Vidya Samvada atau sharing session, yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu (21/1/2026) pukul 13.00–15.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Brahma Widya.
Vidya Samvada dirancang sebagai wadah transfer knowledge antar dosen pakar, dengan fokus pada literasi kitab suci, praktikum penunjang mata kuliah, serta penguatan keterampilan yang mendukung pengembangan layanan terpadu kesehatan tradisional.
Pada kegiatan yang dilaksanakan Rabu (21/1/2026), materi diskusi mengangkat tema skrining kesehatan tradisional dengan pendekatan kelahiran (Astronomi Hindu/Jyotisa). Materi tersebut disampaikan oleh Gede Endy Kumara Gupta, S.IP., M.Ag., pakar Jyotisa, dan dipandu oleh moderator Ni Wayan Marhaeni, A.md.Keb., S.KM., M.Kes.
Melalui pendekatan tradisional berbasis Jyotisa, peserta diajak mengenali potensi diri sejak kelahiran, sebagai upaya memudahkan pencapaian kesuksesan hidup serta meminimalisasi potensi risiko atau celaka dalam perjalanan kehidupan.
Program Vidya Samvada ini menjadi bagian dari konsistensi UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dalam melestarikan, mengembangkan, dan mengimplementasikan nilai-nilai agama serta budaya Hindu secara akademik dan aplikatif.
Dengan penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa yang berkelanjutan, UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Hindu yang unggul dalam pengembangan keilmuan, spiritualitas, dan budaya.




